I miss those days, somehow..

WOYOOOOOO~~


Tau-tau udah hampir genep 2 bulan sejak meninggalkan tempat jatek yang penuh cerita... (dan derita sih, soalnya selama di Jakarta sakit-sakitan mulu -,-)

Barusan tadi mindahin file-file foto dari hape ke laptop. Tiba-tiba menemukan foto-foto lawas selama jatek dan tergodalah saya untuk ngepost. Lagian udah lama juga ngga buka blog, hihi.

Kangen juga sih sama aktivitas di sana, banyak pengalaman baru, ya di tempat kerja ya di kosan. Mungkin selama di sana emang secara ga sadar banyak ngeluh sih, maklum ga biasa ngekos  tapiiiiiii setelah balik ke habitat di Jogja tercinta..... it's all worthed! Senengnya, gumun-gumunnya liat isi pabrik gede, sedihnya gabut-gabutnya, deritanya pas jatuh sakit, semua bakal jadi sepaket kenangan 30 hari yang berharga banget dan ngga bakal dilupain gitu aja. 

Well, now I'm going to post some photos randomly~

--------------------------------------------------------

*PART 1 : GABUT MOMENT*

Hello partner!
Yak. Ini saya dan partner jatek saya, Nadia. Ceritanya, di suatu Jumat yang bertepatan dengan hari Valentine ini tiba-tiba kantor sepi banget. Ternyata para manager, supervisor, foreman, dan beberapa petinggi lainnya lagi ada meeting di Bogor. Kami pun kebingungan bagai anak ayam yang dicat warna-warni bulunya kehilangan induknya, soalnya tiap hari kami kan lapor progres dan dibimbingnya sama supervisor. But they're all gone.......
Saya sama Nadia yang dasarnya beberapa hari itu lagi males ngerjain tugas jatek jadi tambah ga semangat aja di kantor yang lagi suwung maksimal gitu. Sedih sedikit..wkwk. Akhirnya kami pun menggabut di basecamp kami yaitu library yang berdekatan dengan pantry. Berhubung tanggal 14 Februari dan saya lagi jomblo pas itu, saya pun mengajak partner saya yang nggak lagi jomblo untuk sok-sokan ngerayain valentine di kantor dengan berbekal sebatang coklat Silver Queen yang kemaren habis dibeli dari indomar*t deket kosan. Berhubung sepi pula, maka kami pun melakukan rutinitas kami yaitu.... selfie. 
Saat-saat gabut kaya gini ini, bener-bener feel kegabutannya masih bisa dirasain sampe sekarang.. How bored I was, how I always looked at my watch and counting down to 5pm... Haha xD

another gabut moment, another selfie created #selfiunlimited #FrisianFlagNextTopModel #cuh


-------------------------------------------------------

*PART 2 : MAKAN SIANG ENAK*





Time for luuuuunch!

 Inilah salah satu hal membahagiakan yang selalu kami tunggu-tunggu setiap harinya. When the clock's short hand pointed between 11 and 12... well you know, lunch time! kekeke. 
Makanan di kantin kantor enak sih. Rasanya enak, bergizi, gratis pula. Menunya nyenengin sih, apalagi buat saya dan temen saya yang jadi anak kos karbitan selama di Jakarta, yang hampir setiap malem makan menu yang sama yaitu pecel lele dan sarapan popmie :"  Nampan berisi makanan enak ini bener-bener bikin kami bahagia di tengah hari. Hahahahaha. 


--------------------------------------------------------

*PART 3 : KEHIDUPAN DI PABRIK*



Ini kartu visitor. Karena itungannya saya kan tamu di sini, jadi tiap hari kudu pake kartu identitas itu. Tiap pagi ngambil ini dulu di pos security di gerbang pabrik. Petugasnya cewek, ramah, baru beberapa hari udah apal sama saya dan temen saya. Sebenernya ini kartu biasa aja, tapi begitu pulang ke Jogja bahkan sepotong kartu visitor ini pun jadi ngangenin.. hahaha.



Saya udah bisa nebak kira-kira apa respon orang begitu ngeliat foto ini. "Itu apa e?"
Ya kan? #sotoy
Jadi, itu adalah kantong plastik berisi losses material pembuatan susu kental manis. Jadi, waktu nuang-nuangin bahan-bahan serbuk (such as cocoa powder, whey powder, skim milk, calcium, etc) dari sak (karung kertas), itu pasti ada yang kesisa di dalemnya. Nah sisa-sisa yang akhirnya kebuang itulah losses material, something that should be measured by me everyday. Every batch sih tepatnya. 
Jadi aku ngeluar-ngeluarin sisa-sisa powder dari saknya semaksimal mungkin dan ngumpulin itu buat ditimbang. FYI aja, dalam 1 batch produksi itu saknya ga cuma satu dua tiga empat sepuluh sebelas ya.. 
Tapi 50-an. Terutama bahan-bahan dominan kayak gula pasir, skim milk powder, sama cocoa powder. Gula pasir malah lebih dari 50. Dan ngeluarin sisa-sisa dari karung itu ternyata ngga segampang yang aku bayangin sebelumnya. Kesel biyanget ndes, mbok sumpah T___T
Dan foto di atas adalah salah satu hasil karya saya.....
Yang sebelah kiri sih cuma sedikit, itu apa ya aku lupa e kayaknya kalo ngga bubuk kalsium ya vitamin apaaa gitu. Yang tengah itu bubuk coklat. Lumayan lho itu, setelah ditimbang ketauan beratnya sampe 28 gram-an, itu baru dari 1 batch produksi aja. Padahal sehari minimal kan 21 batch. Gula pasir malah lebay lagi, satu batch bisa 14 kg lossesnya. Mayan kan  bisa tak bawa pulang buat dijual lagi #eh



Ahaaaa ini adalah secuil penampakan library yang jadi basecamp buat anak-anak jatek. Itu isinya dokumen-dokumen penting perusahaan. Disusunnya rapiiiiii banget. Per tingkat rak udah dikhususin buat dokumen ini dokumen itu. Terus itu ada stiker garis-garis miring itu buat nandai kalo sekian map itu masih satu rangkaian. Teknik pengurutan ini namanya visual management. Jadi biar gampang juga kalo ada orang yang mau ngambil buat dibaca trus mau ngembaliin lagi. Bagus deh ini perpus pokoknya bersih, enak, colokan ga rebutan. Tempat menghabiskan waktu-waktu gabut gitu deh....



Akhirnya di penghujung hari, di hari terakhir pas mau pulang tanggal 27 Februari 2014, saya sama Nadia ngedapetin ini. Sertifikat sama surat keterangan udah selesai jatek. Ada lembar penilaiannya juga tapi nggak difoto, lupak. Puaaaaaas dan legaaaaaa banget rasanya akhirnya semua berakhir dengan bahagia. Wkwk

-------------------------------------------------------------

*PART 4 : SUKA DUKA HIDUP DI JAKARTA*

 

Setiap pagi, yaaa kira-kira jam setengah 8 kurang kami udah rapi dan siap berangkat menuju kantor yang jaraknya sebenernya cuma sejauh FTP-maskam :p Rada manja sih emang, tapi masalahnya kalo ngga pake motor gini kita ribet pulangnya, soalnya kalo pulang kantor sekalian muter-muter cari makan malem, belanja ke indomar*t, cari ATM, ngelondri, dll. Gitu deh. Motor ini yang setia menemani kami berdua menjelajah Ciracas, Cibubur, Depok, dan sekitarnya. Thanks :-*



Haaaa ini! Warung bakso songong di Jalan Cibu**r 1 deket kosan. Ga deket-deket amat sih, kalo jalan ya jauh juga. Yaaa kira-kira dari FTP ke Galeria mungkin. Lebih deket ke kosan temen-temen saya yang jatek di Indolakto *tetanggaan gitu deh pabriknya*. Jadi saya sama Nadia main ke kos mereka, ada Lulu, Brisha, sama Zulfa. Trus dari kos mereka, jalan deh ke warung itu. 

Antara kesel dan heran dan pengen ketawa pas baca menunya. 

"Bakso 1/2 porsi .... 9000" 

HAHAHAHAHAHAHAHA.

Ada gitu ya jual makanan pake embel-embel "1/2 porsi" wkwkwkwk. Setau saya sih di Jogja belom ada yang begitu. Di area kampus sih 9000 udah dapet bakso 1 porsi yang rasanya pun jauh lebih enak dari itu. Hihi ya maap, kenyataan :3
Unik lah ini menurut saya, ahahaha. Apa banget ada setengah porsi dengan harga yang hampir 2 kalinya Jogja. Ya sudahlah, buat hiburan, sekali seumur idup :v



 Well. Ini termasuk bagian #derita sih. Di akhir-akhir jatek, di saat banyak deadline kerjaan, malah sakit (lagi). Iya, di sana saya sakit-sakit mulu. Lemah mendadak gitu deh asem -_-
Yang parah ya ini, nyampe harus dilariin ke rumah sakit yang mahal terdekat dari kos dan kantor.
Ceritanya, saya tiba-tiba muntah-muntah ga berhenti pas di kantor tepat setelah meneguk kopi hitam di kantin. Bukan salah kopinya. Salah saya yang udah overload kebanyakan minum kopi item selama di sana T____T
Akhirnya ya kepaksa infus soalnya bener-bener udah ga bisa dimasukin makanan dan minuman apapun karena selalu dimuntahin. Untung cukup rawat jalan di UGD aja setengah hari. 

Jebule aku kakehan ngombe kopi karo mangan indomi. Oke fine -_-




Kalo ituuu... Emm. Salah satu makanan yang aku anggep agak menyedihkan dibandingkan hari-hari lain. Itu sarapan, nasinya yang dibeli tadi malemnya. Keras-keras gimana gitu, udah ga anget pula. Dan lagi ngga ada lauk. Alhasil, cemilan favorit saya a.k.a sosis sones pun menjadi lauk yang 'wah' pagi itu. Plus krupuk dan abon. Udah gitu aja. Yang membuat saya kuat menghadapi ini adalah..... 
saya punya keyakinan bahwa siang harinya saya pasti akan makan enak di kantor xD


*************

Well... I know it's tooooooo #latepost. But who cares? Kenangan dan pengalaman itu ngga kenal kata kadaluarsa. They'll always be an interesting story to share, ya kan? Hihi. 

Sekian postingan saya di hari Minggu yang sumuk ini. Selamat bersiap-siap kembali ke hari Senin, salam pramuka!






Share:

0 comments